Tempat Wisata

Mausoleum Fam. Ursone Keluarga Italia Pertama yang Menetap di Priangan

Mausoleum Fam. Ursone – Mausoleum dapat diartikan sebagai bangunan yang memiliki ruangan yang didalamnya disimpan satu atau lebih jenazah didalamnya. Mausoleum ini banyak tersebar di beberapa pemakaman di Bandung. Yang paling terbanyak berada di sekitaran pemakaman Cikadut. Di Pemakaman Pandu yang terletak di Jalan Pasteur terdapat salah satu mausoleum. Dan mausoleum ini bukan makam biasa, didalamnya bersemayam keluarga ternama saat zaman Hindia Belanda yaitu keluarga Ursone.

Mausoleum Fam. Ursone
Mausoleum Fam. Ursone

Mausoleum Ursone ini sangat unik karena berbentuk seperti kuil mini dengan gaya Romawi kuno. Di depan pintu masuk dari mausoleum ini berdiri dua patung malaikat wanita yang yang mengapit sisi depannya. Di puncak atas mausoleum ini terdapat tulisan berbahasa latin, ORATE PRO NOBIS, yang berarti “Doakanlah Kami”. Dan dibawah tulisan tersebut terdapat tulisan Fam. Ursone, yang berarti bahwa yang bersemayam disini adalah keluarga besar Ursone.

Baca Juga

  1. Le Delice Cafe Bakery and Pastry (Café Unik ala Piknik yang Cantik)
  2. Landy Coffee Sukawana (Tempat Ngopi Anti Mainstream di Bandung)

 

20160101_140122

Keluarga Ursone, Keluarga Kebangsaan Italia Pertama yang Menetap di Priangan

Keluarga Ursone adalah satu-satunya keluarga berkebangsaan Italia pertama yang menetap di tanah Priangan pada tahun 1880. Keluarga Ursone terdiri dari empat orang bersaudara yang pergi merantau ke Hindia Belanda dan kemudian menetap di Lembang. Keluarga Ursone adalah peternak sapi perah di kawasan Lembang dan juga menjadi “leveransir” (supplier) susu sapi utama untuk Hotel Savoy Homann Bandung.

Penghasil Susu yang Terkenal

Saat hijrah ke tanah Priangan keluarga Ursone memulai karirnya sebagai peternak sapi perah yang kemudian diambil susunya. Peternakan sapi milik keluarga Ursone dimulai sejak abad ke-20 pada tahun 1895. Dari hasil usaha tersebut keluarga Ursone mampu membangun perusahaan susu yang bernama Lembangsche Melkerij Ursone yang saat itu terkenal se Hindia Belanda sebagai penghasil susu terbaik dengan kualitas tinggi.

Saat mengawali karirnya keluarga ini hanya memiliki 30 ekor sapi perah yang didatangkan langsung dari daerah Friesland di negeri Belanda. Dalam waktu yang sangat singkat sapi yang dimiliki oleh keluarga ini berkembang pesat hingga mencapai 250 ekor sapi perah. Produksi susu yang semula hanya 100 botol per hari pun bertambah menjadi ribuan liter setiap harinya.

Produksi susu yang melimpah ini kemudian di tampung pada badan usaha gabungan para peternak dan pengusaha susu yang memiliki fasilitas pengolahan modern dan jaringan distribusi yang lebih luas, yang bernama Bandoengsche Melk Centrale (BMC) dan berlokasi di belakang Masjid Al Ukhuwah samping Balai Kota. Hingga kini Bandoengsche Melk Centrale (BMC) masih tetap beroperasi dan ditempat itu hadir sebuah café ternama dengan susu sebagai menu andalannya.

Mausoleum yang Unik

Mausoleum milik keluarga Ursone ini dibuat sangat unik. Tak hanya bentuk bangunannya yang unik. Cara penulisan nisannya pun dibuat unik. Makam ini dilapisi oleh batu marmer yang indah dan terdapat delapan nama dengan 11 nisan yang terpasang dengan baik di bagian luar atau pun bagian dalam dari mausoleum ini. Kedelapan nama tersebut adalah A.C. Ursone v Dijk, A. Ursone, Antonio Domenico De Biasi, Dr. C. G. Ursone, G.M. Ursone, J. A. G. van Dijk, M. G. Ursone dan P. A. Ursone.

Keunikan lainnya dari makam ini adalah cara penulisan batu nisannya. Contohnya pada salah satu nisan tertulis A. C. Ursone v Dijk 18 28/4 81 – 19 10/8 18. Hal itu berarti bahwa A. C. Ursone v Dijk lahir pada tanggal 28 April 1881 dan wafat pada 10 Agustus 1918.

Untuk berkunjung ke Mausoleum Fam. Ursone bisa dengan menggunakan jasa sewa mobil/rental mobil Abigail Rental bandung. Kami menyediakan Elf Short, Elf Long Atau Toyota Hiace. Jika ada yang ingin ditanyakan bisa hubungi kami di:

Sumber : https://ridwanderful.com/2016/01/03/mausoleum-fam-ursone-keluarga-italia-pertama-yang-menetap-di-priangan/

Related Articles

Back to top button
Close
Close