WeCreativez WhatsApp Support
Tim dukungan pelanggan kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda. Tanyakan kepada kami apapun!
Hai, ada yang bisa saya bantu?
BlogInfo Harga Mobil

Wisata Bandung Taman Hutan Raya Djuanda

Taman Hutan Raya Djuanda atau lebih dikenal oleh masyarakat setempat sebagai Dago Pakar adalah sebuah hutan kota yang berjarak sekitar 3 Km dari terminal Dago. Tahura Djuanda berada di ketinggian 800 sampai 1350 M di atas permukaan laut, apabila kita ingin merasakan keheningan dan kesejukan udara sambil melihat beberapa peninggalan masa penjajahan Belanda dan Jepang di sinilah tempatnya. Anda bisa menggunakan jasa sewa mobil atau rentapl mobil Abigail Rental untuk mengunjungi Wisata Bandung Taman Hutan Raya Djuanda.

Tahura Djuanda menyimpan beraneka macam tumbuhan, diantaranya ialah pohon Pinus (Pinus merkusii), Kaliandra (Calliandra callothyrsus), Bambu (Bambusa sp.) dan berbagai jenis tumbuhan bawah seperti tumbuhan Teklan (Euphatorium sp.), kayu Manis dan lain sebagainya. Selain itu terdapat berbagai jenis binatang yang tinggal di dalamnya antara lain Musang (Paradoxurus herma paproditus), Tupai (Callosciurus notatus), Kera (Macaca insularis) serta berbagai jenis burung seperti Kepondang (Oriolus chinensis), Kutilang (Pycnontus Beberapa kegiatan yang dapat kita lakukan di dalam area Tahura antara lain:
-. Mengunjungi Gua Belanda
-. Mengunjungi Gua Jepang
-. Bandung Purba
-. Berjalan kaki menembus hutan menuju Maribayacaferaurigaster), Ayam hutan (Gallus gallus bankiva) dan beberapa spesies lainnya.

Wisata Bandung Taman Hutan Raya Djuanda

Gua Jepang

Setelah Jepang masuk ke Indonesia, tentara Jepang kemudian mengambil alih tempat ini dan membangun gua lainnya sebagai basis pertahanan mereka tidak jauh dari gua Belanda. Jepang menggunakan tenaga kerja paksa sehingga konon tidak sedikit korban yang berjatuhan selama pembuatan gua ini. Saat Jepang menyerah terhadap tentara sekutu, tempat ini adalah pertahanan terakhir bagi tentara Jepang yang ada di Bandung. Setelah Jepang meninggalkan Indonesia, gua inipun terlantar, tertutup oleh semak belukar dan hutan. Sampai kemudian ditemukan kembali pada sekitar tahun 1965, konon pada waktu itu masih banyak ditemukan sisa-sisa peninggalan tentara Jepang seperti senjata dan amunisi di dalamnya.

Wisata Bandung Taman Hutan Raya Djuanda - Gua Belanda
Wisata Bandung Taman Hutan Raya Djuanda – Gua Belanda

Gua Belanda
Belanda membuat terowongan ini untuk keperluan saluran air bagi pembangkit listrik tenaga air pertama di Indonesia yaitu PLTA Bengkok. Namun pada perkembangannya, air untuk pembangkit listrik kemudian disalurkan menggunakan pipa-pipa besar, sedangkan terowongan yang membelah bukit tersebut digunakan untuk kepentingan militer khususnya sebagai pusat telekomunikasi. Selanjutnya terowongan-terowongan tersebut ditambah sehingga di dalamnya terdapat ruangan-ruangan lain termasuk penjara dan tempat interogasi.

Hiking ke Maribaya

Di hari libur, banyak orang yang datang ke THR Djuanda untuk berolah raga, yaitu melakukan hiking atau berjalan kaki melewati jalan setapak di dalam hutan sepanjang kurang lebih 4 Km menuju Maribaya. Selama perjalanan kita akan disuguhi jalan menanjak dan melewati hutan yang lebat serta sesekali melihat binatang liar seperti monyet, berbagai jenis burung dan serangga. Jalur ini Tahura ke Maribaya menyusuri arah aliran sungai Cikapundung, karenanya di beberapa titik kita dapat melihat air terjun, salah satunya ialah yang disebut sebagai Curug Koleang. Di ujung perjalanan kita akan disuguhi pemandangan air terjun Curug Omas dan taman Maribaya yang indah. Sepanjang perjalanan terdapat beberapa shelter tempat anda dapat beristirahat sejenak. Kurang lebih 10 menit sebelum tiba di Maribaya, terdapat deretan warung yang menjual bandrek, goreng-gorengan, mi rebus dan lainnya.

Untuk dapat masuk ke kawasan Tahura Djuanda, anda dikenakan biaya dengan rincian sebagai berikut:
– Tiket masuk Rp. 7.500
– Asuransi Rp. 500
– Parkir (Mobil Rp.10.000, Motor Rp.5000)

Gua Jepang dan Belanda sebetulnya sudah dilengkapi oleh lampu penerangan, namun entah disengaja atau tidak semua lampu-lampu tersebut sudah rusak, mungkin agar penduduk sekitar tidak kehilangan mata pencahariannya yaitu menyewakan lampu senter kepada pengunjung yang ingin masuk ke dalam gua. Mereka mematok tarif sewa lampu senter Rp.4.000 / buah, sementara jasa guide mereka kenakan biaya Rp.25.000 / guide.

 Jika anda bingung dalam mencari kendaraan untuk mencapai Wisata Bandung Taman Hutan Raya Djuanda, Anda bisa menggunakan jasa Abigail Rental Mobil Bandung untuk mencapai tempat tempat indah seperti ini. Anda bisa langsung menghubungi kami di:
  • 0878 2251 2252 (Tel)
  • 08211 8888 804 (Tel/WhatsApp)
  • 022 877 83 241 (Fax)
  • abigailrental@gmail.com (email)
  • atau bisa kunjungi website kami di www.abigailrental.com 

Sumber : http://www.indotravelers.com/bandung/tahura-djuanda-dago-pakar.html

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close